Rabu, 28 Desember 2016

Karma itu pasti ada

Hey guys, kali ini di topik weekend alias HOLIDAY nya anak sekolahan, gua cuman mau ngesahre sedikit pengalaman gue , yang mungkin bisa bermanfaat buat kalian. Tapi disini gua gak mau ngajak konflik sama tu orang , karena gue gak bakal sebut nama identitas orang tersebut. Gua ngeshare ini supaya kalian tau arti makna karma sesungguhnya dan peranan Tuhan sangat penting lo guys. Dan bisa mengambil pesan moral dari kisah nyata berikut.

KASUS PERCINTAAN
Sebenarnya ada kasus dimana , seorang cewek yang suka sama cowok . Dan itu bisa dibilang first love sih. Dan kalian tau , cowok ni kayak sok jual mahal , jadi kesannya cewek yang berjuang. Dia emang tipe gua. Gua pernah ngasih kado ke dia pas dia ultah dan itupun butuh pengorbanan. Adasih dia menghargai , but dia lama kelamaan udah ngejauh. Cewe mana yang gak mempertanyakan masalah ini? Gue selalu baper dan bertanya-tanya kenapa dia. Dan tingkah lakunya khusus ke gua agak sedikit renggang . kadang gua jealous dia deket sama cewek. tapi gimana lagi nahan-nahan kesabaran aja lagi. Dia kesannya ngengantung gua. padahal gua gak ada salah sama dia. Jujur gua dulu emang jutek sama dia ,tapi dia berhasil jinakkin gua untuk baik sama dia (dalam arti bukan binatang ya :D) Dan sudah beberapa bulan , dan tepat nya gua dulu kelas 9 smp . Dan era ujian terus.
Dan pastinya cepat kelar sekolahnya , karena habis ujian nasional kami libur. Disaat itu pula gua coba move on , dan lama kelamaan sih emang lupa ,tapi setiap di skeolah ada rasa GR berlebihan dan Baper sama dia. Dan kadang mimpiin dia -_-"
Intinya aja ya sudah setahun lebih gua gak ketemu dia karena beda sekolah di  SMA , pas dia ultah gua ucapin (gua selalu ingat tanggal dia ultah) dan pada saat itu momen pertemanan udah membaik , pas liburan semster 1 kelas 10 , dia bilang maaf , ya dia mint maaf gak jelas sama gua, dia blg kalau dia udah ngerasain apa yang gua rasain , digantung gak jelas kepastiannya. Dia ngerasain nya sekarang, dan dia udah berulang kali minta maaf sama gua ,ya pastinya gua maafin . Dan ternyata Tuhan maha adil ,karena karma selalu datang diakhir bukan diawal :) Endingnya kita teman seperti biasa, tapi gua merasa wow aja kalau sama dia gitu.

So finally, karma pasti ada

KASUS PERSAINGAN ANTAR BELAJAR
Kasus ini baru gua rasain pas di era-era sekarang ini guys , kalian tau , ada dimana orang yang merasa dirinya pintar dan langganan juara 1, merasa terkalahkan sama seorang cewek yang bisa dikatakan biasa-biasa aja tapi dengan modal motivasi dia bisa ngalahin cowo tersebut. For the first time gua masuk tiga besar. Siapa yang gak bangga coba? pasti happy, tapi cowo tersebut jadi benci sama gua, ya kata papa gua sih , "Ini usaha kita," dengan arti gua sudah berusaha semaksimal mungkin dan inilah hasilnya , maksud papa gua ya.-
Dan itu pas  terima rapor UB (ulangan bulanan). Dan pas ujian tengah semster jujur gua menurun , dan dia dengan santai bilang gua congratz ! Logika aja ya , mana ada orang yang bilang ocnratz pas disaat nilainya turun . Sedangkan dia dulu dibwah gua dan sekarang dia diatas gua dan enak aja bilang congratz? Gua sih bisa bersabar aja ya. Karena kadang temen-temen di kelas tu sukak ngeremehin gua kalau gua selalu bisa, toh manusia itu gak perfect juga kan.
Dan gua cuma bisa buktiin di Kontes yang sesungguhnya di terima rapor Ujian Akhir Semester. Finally gua masuk 3 besar lagi , i'm so grateful . Thanks God. Dan dia? Gak dapat juara1 , sejujurnya dia dibelakang gua udah bilang kalau gua gak pantas juara kelas, yang pantas tu cuman dia , dan kadang orang ngeremhin gua dianya juga ikut-ikut gitu kek ketawa.
Finally , kata Congratz yang dibilang itu kelempar balik ke dia . Ya gitu deh , karma . Awalnya bilang ke gua congratz karena kegagalan gua ,dan sekarang dia sedih gak terima kalau dia cuman 5 besar.

Jadi , Tuhan selalu menghadirkan karma .  Saya berharap bahwa dia gak benci lagi sih sama saya, dan gak meremehkan saya. Karena saya gak mau diremehin.

N.B : Just share experience sahaje :)

Sabtu, 01 Juni 2013

Sejarah penemuan kertas

How Are You?




 

Adik-adik,setiap kali kita membaca dan menulis,tentu tidak akan pernah lepas dari benda bernama kertas.Iya,kan?Pertanyaannya,siapakah penemu kertas?Nah orang yang berjasa menemukan kertas adalah Ts'ai Lun.Ia adalah seorangpegawai negeri di pengadilan kerajaan China pada masa Kaisar Ho Ti.Ia berhasil menemukan kertas pada tahun 105 Masehi yg diilhami dari kebiasaan orang-orang China menulis di atas irisan bambu yang telah dikeringkan.Atas prestasinya itu,ia ditunjuk oleh Kaisar Ho Ti untuk memproduksi kertas secara besar-besaran.

 

 Kini penggunaan kertas begitu umumnya sehingga tak seorang pun sanggup membayangkan bagaimana bentuk dunia tanpa kertas. Di Cina sebelum penemuan Ts'ai Lun umumnya buku dibuat dari bambu. Keruan saja buku macam itu terlampau berat dan kikuk. Memang ada juga buku yang dibuat dari sutera tetapi harganya amat mahal buat umum. Sedangkan di Barat --sebelum ada kertas-- buku ditulis di atas kulit kambing atau lembu. Material ini sebagai pengganti papyrus yang digemari oleh orang-orang Yunani, Romawi dan Mesir. Baik kulit maupun papyrus bukan saja termasuk barang langka tetapi juga harga sulit terjangkau.

Sekarang, entah buku entah barang tulisan lain dapat diprodusir secara murah dan sekaligus dalam jumlah besar-besaran. Ini semua berkat adanya kertas. Memang, arti penting kertas tidaklah begitu menonjol tanpa adanya mesin cetak, tetapi sebaliknya mesin cetak pun tak banyak makna tanpa adanya bahan kertas yang begitu banyak dan begitu murah.
Pertanyaan yang agak musykil sekarang: Siapa yang mesti urutan tingkatnya lebih atas antara Ts'ai Lun dan Gutenberg? Meskipun ruwet juga saya menentukan siapa diantara kedua orang ini berhubung sama-sama pentingnya, tetapi akhirnya saya ambil putusan tingkat Ts'ai Lun sedikit lebih tinggi dalam urutan ketimbang Gutenberg. Alasan-alasan saya begini: (1) Kertas digunakan banyak sekali semata-mata untuk bahan tulisan. (2) Ts'ai Lun mendahului Gutenberg dan Gutenberg mungkin tak terpikirkan bikin mesin cetak kalau saja kertas tidak diketemukan. (3) Andaikata hanya salah satu dari mereka melakukan ciptaan, saya duga tanpa mesin ciptaan Gutenberg pun buku-buku masih bisa diprodusir lewat sistem cetak blok (yang sudah lama dikenal orang jauh sebelum Gutenberg) lewat kombinasi kertas daripada lewat kombinasi dengan kulit domba.
Apakah pada tempatnya memasukkan baik Ts'ai Lun maupun Gutenberg dalam urutan orang-orang yang paling berpengaruh di dunia? Untuk menyelami arti penting yang sempurna tentang penemuan kertas dan mesin cetak, sangatlah perlu memahami perkembangan kebudayaan Barat dan Cina. Sebelum masuk abad ke-2 M kebudayaan Cina masih dalam tarap lebih rendah ketimbang kebudayaan Barat. Tetapi pada tahun-tahun seribuan Masehi, kemajuan-kemajuan Cina sudah melebihi Barat bahkan di abad ke-7 dan ke-8 kebudayaan Cina dalam banyak segi merupakan kebudayaan termaju di dunia. Sesudah abad ke-15 M, Barat ngebut meninggalkan Cina di belakang. Pelbagai penyelesaian kultural mengenai perubahan-perubahan ini telah banyak dikembangkan, tetapi pelajaran teori tampaknya mengabarkan satu segi penting yang justru menurut saya sekedar suatu penjelasan yang tersederhana sifatnya.

1. Memotong bambu dari rumpunnya

2. Merendam bambu dalam air



3. Memotong bambu kecil-kecil

4. Melumat potongan bambu



5. Menyaring bubur bambu

6. Pencampuran dengan kapur



7. Pembentukan pulp-kertas

8. Pengeringan



9. Penghalusan

10. Pewarnaan lembaran kertas
 
11. Penjilidan

 


Mengapa Cina berada di belakang Eropa? Berbagai penjajagan kultural yang njlimet telah dicoba, tetapi mungkin pengamatan teknologi yang sederhana dapat menemukan jawabannya. Di abad ke-15 di Eropa, seorang genius bernama Johann Gutenberg menemukan cara memproduksi buku sebanyak-banyaknya. Akibat penemuan itu, kultur Eropa maju dengan pesat. Karena Cina tidak punya orang seperti Gutenberg, Cina tetap bertahan pada sistem pencetakan blok sehingga perkembangan kulturnya merangkak lebih lambat.
Apabila orang menerima analisa di atas, dia tidak bisa tidak harus menerima kesimpulan bahwa Ts'ai Lun dan Gutenberg adalah dua manusia yang merupakan tokoh sentral dalam sejarah dunia.
Memang, Ts'ai Lun berada di barisan paling depan dari penemu-penemu lain karena beberapa alasan. Umumnya penemuan-penemuan merupakan produk dari jamannya dan bisa juga terjadi biarpun orang yang betul-betul menemukannya tak pernah hidup samasekali. Tetapi, keadaan ini samasekali tidak berlaku pada masalah kertas. Orang-orang Eropa tidak mulai memproduksi kertas beribu-ribu tahun sesudah Ts'ai Lun. Mereka baru terbuka pikiran dan membikinnya sesudah belajar proses pembikinannya dari orang Arab. Dalam hubungan ini, biarpun orang sudah menyaksikan bagaimana orang Cina memproduksi kertas, bangsa-bangsa Asia lainnya tak pernah punya kemampuan memproduksinya. Jadi jelaslah, penemuan cara memproduksi kertas bukanlah pekerjaan gampang, tak bisa begitu saja bisa dilaksanakan oleh kebudayaan maju yang serba tanggung, melainkan erat kaitannya dengan sumbangan pikiran dari perseorangan yang punya kelebihan luar biasa. Ts'ai Lun adalah model orang macam itu, dan cara membikin kertas yang dilakukannya (disamping modernisasi yang diperkenalkan sekitar tahun 1800 M) pada dasarnya sama serupa apa yang dilakukan orang hingga kini.

Semoga adik-adik bisa mendapat pengetahuan yang semakin meluas ya !
Yang sudah baca tolong di komen...
Terima Kasih....



(mohon maaf bila ada kesalahan)



Blog: briliananan.blogspot.com